Stimulasi Pijat Bayi dan Sentuhan Cinta Johnson’s Baby

Tahukah ibu, pijat bayi memiliki manfaat tidak hanya bagi bayi namun juga bagi ibu. Berikut manfaat pijat bagi bayi dan ibu:

  • Manfaat pijat bagi bayi:
  1. Membantu bayi untuk berlatih relaksasi
  2. Membuat tidur lebih lelap dan lama
  3. Membuat bonding/ikatan antara bayi dan ibu
  4. Membantu pengaturan sistem pencernaan, sistim respirasi dan sirkulasi. 
  5. Membantu meredakan ketidaknyamanan (Kolik, tumbuh gigi). 
  6. Menurunkan produksi hormon stresor. 
  7. Membantu mengatasi gangguan tidur. 
  • Manfaat pijat bayi bagi ibu:
  1. Memberikan perhatian spesial & mempererat ikatan/bonding.
  2. Membantu orangtua mengetahui bahasa (isyarat) non verbal bayi.
  3. Meningkatkan rasa percaya diri dalam mengasuh anak.
  4. Meningkatkan komunikasi orangtua dan bayi.
  5. Meningkatkan kemampuan orangtua membantu bayi untuk relaksasi.
  6. Meredakan stress orangtua.
  7. Membuat suasana yang menyenangkan 

 

Manfaat-manfaat pijat bayi tersebut saya ketahui dari acara Johnson’s Baby “Sentuhan Cinta” yang diadakan oleh Johnson’s & Johnson’s beberapa waktu lalu sebagai salah satu komitmen Johnson’s di tingkat global untuk terus membantu milyaran orang di seluruh dunia untuk dapat hidup lebih lama, lebih sehat dan lebih bahagia.

20190626_132226

Pada acara yang bertemakan Sentuhan Cinta oleh Johnson’s Baby, kita para ibu dan calon ibu di edukasi bagaimana 1000 hari pertama merupakan “Golden Period” bagi buah hati kita, oleh karenanya sangat penting bagi kita memberi menstimulasi optimal bayi kita dengan rutin melakukan pijat bayi, disamping pemenuhan nutrisi lainnya. Sebagai ibu hamil yang sebentar lagi menantikan buah hati ke dua, sayapun di undang Johnson’s Baby dan The Urban Mama untuk ikut menghadiri acara “Johnson’s Baby Sentuhan Cinta”. Senang? Pastinya! Karena saya (dan Jasmine) akan mendapat ilmu baru bagaimana memijat bayi yang baik.

Acara tersebut di buka oleh MC cantik mba Vivit Kavi. Dilanjutkan dengan sambutan oleh mba Devy Andrie Yheanne selaku Leader Johns & Johnson’s Indonesia dan ibu Wynne, selaku Brand Manager Johnson’s Baby.

20190626_13265520190626_133549

Kemudian dilanjutkan oleh Dr. Bernie Endyarni SpA(K),MPH. Sebagai dokter spesialis anak dan konsultan tumbuh kembang.

20190626_134539 

Pada sesi tersebut Dr. Bernie mengatakan bahwa 1000 hari pertama bayi merupakan “Golden Period” bagi bayi. Oleh karena itu, penuhi kebutuhan fisik dan mentalnya dengan memberikan nutrisi yang cukup, stimulasi dan perkuat bonding antara orang tua dan bayi.

Bagaimana sih memenuhi kebutuhan fisik dan mental bayi kita?

Nutrisi yang cukup, salah satunya adalah dengan pemberian ASI. Stimulasi, salah satunya dengan pijat bayi. Sementara bonding yang baik merupakan salah satu manfaat yang di dapat dari pijat bayi.

Lalu, kenapa pijat bayi dapat meningkatkan stimulasi bayi? Karena ketika kita memijat bayi, beberapa gerakan pijat kita dapat memacu stimulasi multi sensori bayi, sehingga mengoptimalkan perkembangan tubuhnya.

20190711_090056

 

Adapun waktu pemijatan yang biasanya dilakukan adalah:

   1.  Pagi hari sebelum mandi, gunakan Johnson’s baby oil untuk menjaga kelembaban kulit bayi ketika mandi.

    2.  Sore hari setelah mandi atau menjelang waktu tidur, gunakan Johnson’s baby lotion (varian favorit saya kebetulan bedtime lotion, karena wanginya yang menenangkan).

 

 

 

 

 

Berikutnya, sesi yang ditunggu nih! Bagaimana kita melakukan pemijatan pada bayi oleh ibu Emillya Eventha. Dimulai dari wajah sampai kaki, dapat juga dilakukan sebaliknya. Lakukan 6 kali dengan 8 hitungan setiap pemijatan.

20190626_141800 

  • Pijatan pada Wajah (dilakukan tanpa minyak):
  1.     Caress Love. Mengusap dengan rasa sayang di mulai dari garis tengah wajah kearah samping seperti membuka buku
  2.     Relax. Pijat daerah di atas alis dari tengah ke samping menggunakan kedua ibu jari
  3.     Circle down. Pijat mulai dari kedua sudut mata bagian dalam turun melewati pangkal hidung, sampai tulang pipi, dengan gerakan memutar perlahan menggunakan ibu jari
  4.     Smile. Pijat di atas mulut bayi menggunakan ibu jari dari tengah ke samping, kemudian kearah pipi seperti senyuman bayi. Di ulang pada bagian atas dagu
  5.     Cute. Akhiri pijatan wajah dengan gerakan lingkaran kecil mulai dari daerah di bawah telinga menuju dagu dengan menggunakan tiga jari
  •  Pijatan pada bagian Dada:
  1.     Pijatan kupu kupu. Letakkan kedua tangan di tengah dada bayi kemudian gerakkan kedua telapak tangan ke atas samping ke bawah leher kemudian ke samping, ke bawah dan kembali ke tengah tanpa mengangkat tangan, menyerupai sayap kupu kupu
  2.     Pijatan menyilang. Letakkan kedua telapak tangan di kedua sudut tulang rusuk terbawah kemudian pijat menyilang dari pinggang kearah bahu dan sebaliknya, bergantian kanan dan kiri
  •  Pijatan pada bagian Perut:
  1.     Mengayuh. Letakkan telapak tangan kanan di bawah tulang iga dan hati. Gerakkan telapak tangan kanan ke bawah dengan tekanan lembut sampai di bawah pusar. Ulangi dengan telapak tangan kiri secara bergantian
  2.     Bulan Matahari. Dengan telapak tangan kanan, mulai dari perut kanan bawah bayi ke atas, menuju ke perut kiri bawah bayi searah jarum jam (gerakan bulan). Lanjutkan pijatan dengan tangan kiri dengan gerakan berputar, mulai perut sebelah kanan bawah bayi ke atas mengikuti arah jarum jam, membentuk lingkaran penuh (gerakan matahari). Lakukan gerakan ini tanpa terputus.
  3.     I Love You. Pijat dengan tiga ujung jari tangan, dari perut kiri atas bayi lurus ke bawah seperti membentuk huruf I. Pijat dengan tiga ujung jari tangan, dari kanan atas ke kiri atas perut bayi, kemudian ke bawah membentuk huruf L terbalik. Pijat dengan tiga ujung jari tangan, dari perut kanan bawah ke atas, kemudian ke perut kiri atas menuju ke bawah, membentuk huruf U terbalik.
  4.     Walking Fingers. Tekan seluruh bagian dinding perut dengan ujung jari telunjuk, jari tengah dan jari manis, bergantian dari sebelah kanan ke kiri untuk mengeluarkan gelembung-gelembung udara.
  5.     Relaks. Akhiri pijatan perut dengan mengangkat dan menekuk kedua kaki bayi hingga bagian paha menyentuh perut, kemudian tekan perlahan ke arah perut.
  •  Pijatan pada bagian Tangan:
  1.     Milking. Milking India: Pegang lengan bayi dengan kedua telapak tangan seperti memegang memukul softball (tangan kanan menggenggam lengan atas, tangan kiri menggenggam lengan bawah). Buat gerakan seperti memerah dengan menggerakkan tangan kanan dan kiri dari pangkal lengan atas ke pergelangan tangan secara bergantian dan berulang-ulang. Milking Swedia: Lakukan gerakkan kebalikan dari Perahan India, dari pergelangan tangan ke pangkal lengan.
  2.     Rolling. Gunakan kedua telapak tangan untuk membuat gerakan seperti menggulung mulai dari pangkal lengan menuju pergelangan tangan.
  3.     Squeezing. Lakukan gerakan memutar dan memeras dengan lembut dari pangkal lengan ke pergelangan tangan dengan kedua tangan.
  4.     Thumb after thumb. Pijat seluruh permukaan telapak tangan mulai dari pergelangan tangan ke arah jari-jari menggunakan kedua ibu jari. Lakukan gerakan yang sama pada punggung tangan.
  5.     Finger shake. Goyang dan tarik lembut setiap jari tangan bayi.
  6.     Relaks. a. Tangan disilangkan, pegang pergelangan tangan bayi dan silangkan keduanya di dada, luruskan kembali kedua tangan bayi kesamping, ulang gerakan ini beberapa kali. b. Diagonal tangan-kaki, pertemukan ujung kaki kanan dan ujung tangan kiri bayi di atas tubuh bayi sehingga membentuk garis diagonal. Tarik kembali kaki kanan dan tangan kiri bayi ke posisi semula. Ulangi pada sisi kaki kiridan ujung tangan kanan.
  • Pijatan pada bagian Kaki:
  1.     Milking. Milking India: Pegang tungkal bayi dengan kedua telapak tangan seperti memegang memukul softball (tangan kanan menggenggam tungkai atas, tangan kiri menggenggam tungkai bawah). Buat gerakan seperti memerah dengan menggerakkan tangan kanan dan kiri ke bawah dari pangkal paha ke tumit secara bergantian dan berulang-ulang. Milking Swedia: Lakukan gerakkan kebalikan dari Perahan India, dari pergelangan kaki ke pangkal paha.
  2.     Squeezing. Lakukan gerakan memutar dan memeras dengan lembut dari pangkal paha ke pergelangan kaki dengan kedua tangan.
  3.     Thumb after thumb. Pijat seluruh permukaan telapak kaki mulai dari tumit ke arah jari-jari menggunakan kedua ibu jari. Lakukan gerakan yang sama pada punggung kaki.
  4.     Spiral. Pijat seluruh permukaan telapak kaki mulai dari pergelangan kaki menuju pangkal jari dengan gerakan memutar menggunakan ibu jari. Lakukan gerakan yang sama pada punggung kaki.
  5.     Finger shake. Goyang dan tarik lembut setiap jari kaki bayi.
  6.     Relaks. a. Menyilangkan Kaki. Pegang kedua pergelangan kaki bayi. Silangkan ke atas, sehingga mata kaki kanan luar bertemu mata kaki kiri dalam. Kembalikan posisi kaki pada posisi semula. Kemudian pegang kedua pergelangan kaki bayi. Silangkan ke atas, sehingga mata kaki kanan dalam bertemu mata kaki kiri luar. Kembalikan posisi kaki pada posisi semula. b. Menekuk Kaki Bergantian. Pegang pergelangan kaki kanan dalam posisi kaki lurus, kemudian tekuk kaki kanan perlahan ke arah perut. Lakukan gerakan yang sama pada kaki kiri, ulangi secara bergantian
  •  Pijatan pada bagian Punggung
  1.     Go back forward. Tengkurapkan bayi melintang didepan pemijat, dengan kepala disebelah kiri dan kaki di sebelah kanan pemijat. Posisikan telapak dengan tegak lurus terhadap tulang punggung bayi. Lakukan gerakan maju mundur, menggunakan telapak tangan di sepanjang punggung, dari leher sampai bokong bayi.
  2.     Slip. Telapak tangan tegak lurus terhadap tulang punggung bayi. Gerakan telapak tangan lurus dari atas ke bawah, dari leher sampai bokong.
  3.     Mengayuh. Letakkan telapak tangan kanan tegak lurus terhadap tulang belakang. Gerakan telapak tangan kanan ke bawah dengan tekanan lembut sampai bokong. Ulangi dengan telapak tangan kiri secara bergantian.
  4.     Spiral. Buat gerakan melingkar kecil di sepanjang otot punggung, mulai dari bahu sampai bokong sebelah kiri dan kanan,  menggunakan tiga jari.
  5.     Menggaruk. Akhiri pijatan punggung dengan membuat beberapa kali belaian memanjang, dari leher menuju bokong, menggunakan ujung-ujung jari.

Bagi ibu ibu yang ingin mendapatkan informasi lengkap mengenai langkah-langkah pijat bayi dapat dilihat di https://www.johnsonsbaby.co.id/pijat-bayi-untuk-tumbuh-kembang-bayi-optimal#gWCvrtD5x6BwFu7R.97

Adapun bagi ibu ibu yang ingin mengetahui lebih lengkap tentang kampanye Sentuhan CInta Johnson’s Baby ini, dapat mengunjungi website Johnson’s Baby

20190626_150432

 

 

 

 

Menjaga Kebersihan dan kenyamanan Miss V

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sebagai seorang istri, saya termasuk istri yang sangat senang ‘mempercantik’ diri di depan suami, walaupun ketika berada di luar saya cenderung cuek dengan penampilan. Mempercantik diri yang di maksud adalah, menjaga penampilan fisik ketika berada di rumah bersama suami tercinta. Termasuk menjaga kebersihan miss V.

Hingga suatu hari suami mengenalkan saya pada kegiatan outdoor, snorkling, surfing bahkan ‘naik’ gunung di Indonesia. Sempat saya beberapa kali menolak ajakan untuk ‘naik’ gunung karena 1 pertanyaan yang muncul “bagaimana saya dapat menjaga kebersihan miss V ketika berada di atas gunung?” (Seperti yang kita ketahui, ketika menjelajah gunung ada baiknya untuk tidak membuang sampah plastik maupun kimia demi kelestarian lingkungan serta beberapa gunung yang tidak memiliki mata air untuk membasuh setelah buang air kecil).

Sangat tidak terbayang oleh saya, bagaimana kebersihan miss V setelah ‘naik’ gunung akan terlewati. Tidak terbayang pula reaksi suami saya setelahnya. Dapat dipastikan saya akan merasa kurang nyaman untuk didekati suami setelah ‘naik’ gunung.

Namun, setelah mencari tahu ke beberapa teman. Mereka menganjurkan saya memakai Resik V.

Tidak langsung saya coba saat suami mengajak ‘naik’ gunung, tapi saya coba untuk sehari-hari. Benar saja, dengan resik V, miss V menjadi lebih segar, dan nyaman tanpa perlu takut lembab.

Saya pun memberanikan diri untuk ikut ketika suami mengajak saya ‘naik’ gunung, dengan selalu membawa resik V di carrier saya. Tentu saja saya gunakan sebelum dan sesudah naik gunung dan saya tinggal di mobil/posko/penginapan.

Benar saja, dengan resik V, walaupun sudah berhari-hari tidak mandi dan membersihkan miss V dengan ‘proper’, kenyamanan dan ‘wangi’ nya masih tetap terjaga, begitu juga dengan kebersihannya. Tidak perlu takut lembab dan bau. Saya pun tetap merasa nyaman saat suami mendekati sepulangnya kami dari gunung.

Menjaga kebersihan dan kenyamanan miss V pun tidak hanya saya lakukan setelah kegiatan outdoor, namun juga setelah saya beraktifitas sehari-hari. Agar tetap bersih dan nyaman ketika suami mendekat 🙂

 

#ArisanResik #Liputan6.com

Investasi yuk!

Di sesi terakhir workshop Visa dan mba Pritha Gozie kali ini, di jelasin mengenai investasi yang ngga kalah penting dan yang paling ditunggu-tunggu. Kenapa penting?

1. Dengan investasi, menjamin dana pendidikan anak kita

2. Dengan investasi, hari tua kita juga lebih terjamin

Nah! Dari 2 poin diatas, ketika berinvestasi kita perlu perhatikan point-point sebagai berikut:

1. Tujuan pemilihan aset. Terdapat 2 kategori waktu sebelum kita berinvestasi yang perlu dita perhatikan.

A. Investasi untuk segera dijual

Ketika ingin memulai investasi, apakah kita berinvestasi untuk segera di jual dalam jangka waktu dekat? Jika “ya” kita dapat memilih saham atau obligasi untuk dijadikan investasi.

B. Investasi untuk masa depan

Yang dimaksud dalam poin ini adalah, investasi yang digunakan untuk hari tua ataupun pendidikan. Jika ya, kita dapat memilih tabungan atau deposito untuk berinvestasi. Logam mulia dan properti pun dapat dijadikan salah satu pilihan untuk investasi ini.

2. Tentukan jangka waktu

Kembali pada poin di atas, ketika ingin berinvestasi kita perlu memikirkan jangka waktu pada saat kita memulai investasi. Jangka waktu panjang atau singkat. Jika kita masih masuk usia produktif, ada baiknya memilih investasi dengan jangka waktu panjang. Vice versa.

3. Ragam investasi

Investasi memiliki bermacam macam pilihan, seperti:

– Aset fisik. Terdapat berbagai macam aset fisik sebagai salah satu investasi. Contoh aset fisik dalam investasi tidak melulu berupa properti. Dapat juga berupa: perlengkapan bayi yang di sewakan, mobil yang disewakan, dan lain sebagainya.

– Surat berharga. Dapat berupa, saham dan obligasi negara

– Bisnis. Bisnis pun merupakan salah satu contoh investasi masa depan yang dapat kita lakukan. Seperti bisnis konveksi, dan lain sebagainya.

Namun, dalam setiap investasi, terdapat juga resiko yang perlu kita perhatikan. Semakin besar dan pendek jangka waktu investasi kita, semakin besar pula resiko investasi yang kita miliki. Seperti:

A. Resiko likuiditas
B. Resiko volatilitas harga- resiko gagal bayar
C. Resiko pasar
D. Resiko penipuan berkedok investasi

4. Strategi

Ketika akan mulai berinvestasi, tentu kita harus memiliki strategi yang sebaiknya di bahas oleh pasangan kita.

5. Review & Alokasi

Jadi, buat buibu yang sudah bisa menghitung anggaran, mengatur uang belanja, sekarang saat nya berinvestasi demi masa depan.

PS: boleh ya narsis dikiiit..

Mengatur Anggaran Belanja

Buat ibu muda macam saya, yang masih baru banget berkeluarga, “uang belanja” seringkali jadi masalah bulanan yang ngga kunjung henti. Bukan masalah bulanan sm suami yaa :p, tp masalah bulanan sm diri sendiri dan tanggung jawab nya ke keluarga.

Kenapa?

Yaaa… terkadang sebagai “menteri keuangan” yang di amanatkan uang belanja bulanan, suka terlena dengan banyaknya uang. Bawaannya mau belanjaaa aja!

Nah, di acara Ibu berbagi bijak kali ini diajarin gimana caranya mengatur anggaran belanja.

1. Buat rencana pengeluaran. Step pertama ini penting banget deh! Kalo ngga direncanain pengeluaran kemana aja, yg ada tengah bulan uda kocar kacir ngga keruan itu uang belanja.

2. Terima gaji. Yesss! Abis terima gaji di tahan dulu, sambil lihat catatan rencana pengeluaran

3. Membagi uang sesuai pos rekening. Ok! Mari mulai membagi uang belanja sesuai catatan.

4. Bayar cicilan. Berbahagialah bagi kalian yang tidak mempunyai cicilan. Pengalaman dulu nyicil mobil itu rasanyaaaa…

5. Bayar tagihan bulanan. Tahap ini nih yang terkadang mesti pintar pintar disiasati, karena terkadang tagihan listrik/air baru keluar setelah tanggal 5 di bulan baru, sementara gaji keluar antara tanggal 25-30/31 di bulan sebelumnya. Kalau saya, biasanya memang menyisihkan batas atas dr biaya tagihan bulan sebelumnya, masukkan ke bank yg tidak memiliki m-banking. Saat waktunya pembayaran baru saya ke atm membayar tagihan.

6. Transfer otomatis ke rekening dana darurat.

7. Transfer otomatis ke rekening investasi

8. Ambil uang tunai per minggu di ATM. Sebisa mungkin step ini dilakuin. Kenapa? Supaya anggaran belanja bulanan kita lebih teratur keluar masuknya

9. Mengisi uang elektronik. Buat ibu ibu yg mobile macam saya, ngga boleh lupa isi uang elektronik ini. Penolong di kala darurat

10. Hiburan hiburan. Last but not least yang kadang suka kebolak balik. Inget ya! Hiburan hiburan jangan sampai ngalahin yg penting penting.

Oh iya! Disini juga saya belajar, sah sah aja kok kalo kita mau ikutan travel fair demi jalan jalan fancy keluar negeri. Asaaaaal… kita bisa memperhitungkan biaya yg kita butuhkan untuk liburan dengan dana hiburan-hiburan kita. Jangan sampai demi liburan fancy, hutang bertambah banyak.

Di bawah adalah contoh prioritas alokasi penghasilan bulanan kita yang perlu kita masukan ke hitungan catatan keuangan kita tiap bulan

Next. Sudah check keuangan, sudah atur anggaran belanja, tinggal gimana investasi untuk masa depan.

Tunggu aja yaaaa….

Naik gunung, lagi!

Setelah gunung Gede yang bikin kapok dan bikin kepengen lagi, kali ini mau bahas Gunung Papandayan. Kenapa Papandayan? Karena gunung ke dua yang gw coba adalah Papandayan.

Jalan berdua dengan mas suami, kita berangkat jumat malam naik si kuning imut. Karena perjalanan shantaaay, kita sampai di Camp David jam 7 pagi (kurang lebih). Disambut dengan gerimis, karena rasa penasaran dan terlanjur sampai sana, jalan lah kita sampai pondok saladah.

Alhamdulillah naik gunung kali ini hanya membutuhkan waktu 3 jam, beda dengan Gede yang membutuhkan waktu 7 jam naik dan 5 jam turun.

P1030417

Di jalan, gw dan pak suami disuguhin pemandangan yang asik walaupun cuaca kurang bersahabat.

P1030410

Sampai di Pondok Saladah, karena sudah lumayan rame dan hujan, jadi kita harus cari spot kemah yg nyaman. Dapatlah spot kemah di bawah pohon dekat lapangan terbuka. Sayang banget selama disana, kita yang niatnya mau foto milky way, karena hujan 24jam jadi ngga bisa apa-apa.

Malam pun tiba, ditengah tidur kita dengar suara garot-garot yang mutar tenda. Inget bapak penjaga bilang, jangan ninggalin sisa makanan sembarangan ya.. Omen (babi hutan liar yang ada di sana) lagi sering mondar-mandir. Berasa banget itu yang muter-muter ngga kaya manusia. Alhasil ngga tenang tidur semaleman.

Pagi pun tiba, begitu kita lihat.. Ternyata tempat air bersih yang kita punya bocor seperti di cakar. Seperti nya semalam memang Omen :))

Okelah.. Sudah waktunya turun, lipat tenda lanjut beberes, foto-foto sebentar terus Lanjut jalan.

13938028_10154625491056842_3325162909707191643_o

Foto di Pondok Saladah

Kesimpulan perjalanan kali ini, ngga dapet milky way, Omen pun jadi :))

P1030408

By the way anyway busway, sial banget! Sampai di camp david, cuaca langsung cerah! Antara ngga direstuin anak sama blom jodoh di Papandayan :))

 

 

Belajar Jadi Ibu Bijak sejak… Hari ini!

Kalau sudah berbicara uang, ngga di mana-mana pasti ada aja masalah. Termasuk di rumah tangga. Sebagai ibu Rumah Tangga yang (harus) pintar mengatur keuangan, hal ini nih yang jadi masalah utama gue.

Untungnya, kali ini gue diajak salah satu teman untuk hadir di acara Visa “Ibu Berbagi Bijak” bersama mba Pritha Gozie. H-1 di kabari, langsung doong minta ijin mas suami.

Tahap pertama: Financial Check Up.

IMG_20170725_104947_032

Financial Check Up bersama Pritha Gozie

Tinggal di kota besar dengan fasilitas baik dan mall di mana-mana, tentunya bikin kita tergiur untuk jalan-jalan, main-main dan belanja-belanja setiap weekend. Ngga jarang dari jalan-jalan tiap weekend kita itu menggunakan kartu kredit dengan berbagai diskon dan penawaran menarik setiap saat. Diskon dan penawaran menarik itu yang ngga terasa sebenarnya bikin gaji kita yang masuk setiap bulannya ‘lewat’ gitu aja, bahkan terkadang kurang, sampai kita harus gali lobang tutup lobang untuk bisa hidup enak.

Inget kan kasus yang baru aja terjadi? Dimana pengusaha travel kaya raya ternyata membawa duit jamaah yang ingin umroh dan konon katanya di pakai untuk membayar gaya hidup mereka berdua. Gaya hidup lho yaaa, bukan biaya biaya.

Hal ini juga pernah terjadi sama gw, well bukan gw yang mengalami. Tapi ada beberapa teman yang pernah mencoba meminjam uang ke gw yang konon katanya dipakai untuk membayar ‘gaya hidup’ (tentu aja gw ngga meminjamkan, buat gw jumlah yang mereka pinjam perlu susah payah gw dapati, masa mereka seenaknya meminjam tanpa entah kapan di kembalikan?).

Tapi kita disini bukan mau membahas yang sudah jadi bubur. Mari kita bahas apa yang ada di depan kita. Sebagai tahap awal, mari kita check beberapa point di bawah, masuk kategori manakah kita?

Screen Shot 2017-08-27 at 10.15.06 PM

Buat yang sudah masuk kategori Mandiri, berbahagialah! Karena minimal sudah tidak punya hutang kartu kredit. Ngga gampang lhooo hari gini, dengan godaan diskon dimana-mana tapi bisa nahan godaan pakai kartu kredit. I feel you buibuuuu!

Ngga sampai disitu aja, hidup kita Insha Allah masih panjang. Masih punya anak piyik, masih rencana punya anak ke dua, dan masih harus memikirkan gimana setelah pensiun?

Mari kita mulai membagi secara ideal pengeluaran bulanan kita sebagai berikut:

20170725_113545

Ibarat pepatah lama, bersakt-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Irit-irit dahulu, keliling dunia kemudian *hazeeeeek*.

Kalau sudah sukses membagi dan menjalani alokasi ideal bulanan rumah tangga, selanjutnya bisa lanjut ke tahap ke dua.

Tahap kedua: Anggaran Belanja*

*PS: Tunggu di tulisan selanjutnya yaaa

 

 

 

(Mendadak) Naik Gunung!

Secara pribadi, ngga pernah kebayang dariiii dulu sama yang namanya naik gunung. Bawa baju seadanya, jalan kaki berjam-jam, ngga mandi dan ngga ganti baju, pipis atau buang air besar ngga di tempat yang proper, pokoknya yang ga enak-enak deh dari kemping atau naik gunung.

Dulu, pergi nginep 1 malem aja kudu bawa tas basket gede, sampe bokap pasti bilang “kamu mau pulang kampung? Nginep semalem aja bawanya 1 koper” :))

Bahkan di awal-awal mas suami ke Papandayan dan ke Merapi aja, gw lebih memilih stay dirumah daripada ikut mas suami.

Sampaaaiiiii suatu hari, ketika mas suami mengajak gw untuk ikut ke gunung gede. Penasaran juga dong yaaaa, apa sik rasanya jalan kaki berjam-jam buat liat tempat tertinggi di Indonesia? Ditambah, durasinya yang hanya 1 malam, bikin gw makin penasaran. Okelaaah.. 1 malam naik gunung, ngga perlu khawatir gimana kalo kebelet, gimana ngga mandi, dll.

Setelah perlengkapan (lumayan) lengkap dan tanggal di tentukan, mulailah trip kita ke Gunung Gede. Kenapa Gunung Gede? Karena paling dekat dari Jakarta :))

Berangkat Jumat malem naik kereta ke Bogor. Sampe di Bogor dini hari, istirahat makan dan lanjut ke Cipanas dengan uber. Sampe di Cipanas subuh (ya, karena arah puncak yg macet banget bikin perjalanan yg harusnya 1 jam-an jadi ngaret 2-3jam).

Sampe di base camp pendakian Gunung Gede, kita persiapan ulang dan lapor simaksi (kebetulan yg urus bukan gw, jadi ngga tau gimana prosedurnya). Disana juga kita diminta untuk tidak membawa bahan-bahan kimia yang dapat menyebabkan kerusakan vegetasi, seperti sabun mandi, sabun cuci piring, dan sejenisnya. Kalau ada yg bawa, diminta untuk ditinggal disana saat itu juga. Selesai lapor simaksi langsung mulai pendakian.

Setelah 7 jam jalan naik dengan kondisi jalan anak tangga berbatu dengan campuran tanah, akhirnya sampe juga di Surya Kencana, tempat kita bakal camp nanti. Persis mendekati Surya Kencana, ujan turun! Untungnyaaaa, di jalan masuk Surya Kencana ada tenda yg jualan minuman dan makanan. Neduh dulu disana sambil nunggu tim 2 yang masih di bawah.

Oiya, ditengah perjalanan kita bagi jadi 2 tim. Tim 1 itu tim cepat sampai untuk siapin tenda, tim 2 sendiri tim santai yang menikmati perjalanan. Gw? Masuk tim 1, karena pengen cepet sampe buat istirahat (emang ya, semakin hari kemampuan fisik semakin menurun).

Sampai di Surya Kencana, mas suami dan sebagian temannya bikin tenda, sebagian lagi menyusul ke tim 2. Gw? Duduk neduh di tenda minum teh panas yg ngga sampe itungan menit jadi dingin :))

Setelah semua kumpul dan tenda jadi, mulai deh pada nyiapin makan. Gw? istirahat! Ampuuuun tenaga kaya di kuras habis-habisan! Lagipula, karena gw baru kenal beberapa teman mas suami, masih belum bisa juga ngobrol sama mereka. Jadi ya mending istirahat, ngumpulin tenaga buat besok.

Dibangunin mas suami pas subuh buat shalat, jam 5 mungkin ya.. Setelah shalat diajak jalan-jalan di sekitar Surya Kencana, ngga lama ada tukang nasi uduk lewat. Ini bukan crita mistis dimana tiba-tiba ada yang jualan lhooo… Ini beneran ada tukang nasi uduk dan tahu tempe yang muter area camp..

Oiya, keinginan summit dini hari pupus karena sepertinya pada lelah. Tapi terus diajak mas suami summit sekitar pukul 6.30. Dari Surya Kencana butuh waktu 1 jam lagi untuk summit di Gunung Gede dengan jalan tangga semua. Sampai puncak Gunung Gede langsung takjub! Subhanallah! Sebagus ini ya puncak gunung itu! Semua rasa, dari penasaran sampai capek terbayar LUNAS saat itu juga!

Gunung Gede

Summit pertama bareng mantan pacar

Sekitar 30 menit di puncak Gede, kita lalu mutusin untuk turun karena memang sudah waktunya kita pulang. Sampai camp, packing lalu siap-siap turun. Ngga lupa bawa balik sampah yang uda kita buat selama di camp area (PLEASE, buat yang baca ini dan mau naik gunung, be responsible with your trash).

Sampai di pos jaga kurang lebih jam 4.30, kita serahin semua sampah yang udah kita bawa dari atas untuk nanti dibantu pengelola untuk dibuang. Dari sana kita langsung carter angkot ke depan pasar Cipanas, makan siang (yang sangat telat), lanjut pulang ke Jakarta. Sampe di satsiun Bogor, gw dan mas suami langsung pesen uber balik ke Jakarta, supaya bisa tidur di jalan :))

Kapok? Kapok! Mau balik lagi? MAU! :))

13346159_10154428610656842_694193860680674263_o.jpg

Bersama tim VT Hiking

Yoga Bersama The Urban Mama dan Protecal di Sabtu Pagi

2016, tahun baru hobi baru. Yoga!

Lagi seneng-senengnya yoga terus diajak yoga bareng The Urban Mama. Sebagai mahmud yang (baru) suka sama yoga karena tiap abis yoga badan berasa lebih ringan, tidur lebih nyenyak dan bangun lebih segar, ikutan deh Fun Yoga “Investmet for Healthy Bone” bareng The Urban Mama dan Protecal di acara TUM Luncheon Januari. Mumpung ada teman dan waktunya juga OK!

Hari H uda bangun dari jam 6 pagi (biasanya sabtu bangun jam 8, maklum deh yaaaa emak-emak santai). Rencana jalan jam 9 kurang, ternyata lewat (sempet panik takut telat terus ga kebagian pemanasan). Nyampe di Comma ternyata masih sedikit yang dateng, amaaaan! Oh iya, dateng-dateng abis daftar dapet baju buat yoga warna pink! Ini TUM tau banget deh pink warna fave iijk.

IMG_5799

tripod headstand variation

Setelah siap-siap, ambil posisi dulu aaah buat foto pose (ala-ala) yoga. Berhubung lagi keranjingan headstand, jadi deh pake foto yang headstand aja. Masih belum sempurna, tapi yaaaa namanya juga belajar.

Lagi demen sama headstand, jadi untuk pose nya nyobain tripod headstand.

 

 

 

 

Ok, sekarang…..

Atur posisi, mulai yoga….

Jangan di tanya ya pose apa aja yang dilakuin selama yoga. Yang pasti itu gerakan-gerakan yang baik buat tulang. Karena, kata mba Lusi, sebagai ibu-ibu yang pernah melahirkan pasti ngalamin penjepitan urat. Jadi dipilih gerakan sedemikian rupa yang baik untuk kita. Yang pasti, selama sesi yoga oleh mba Lusi, pose-posenya itu pose yang masih bisa dilakuin sendiri di rumah secara rutin (beberapa pose dicoba lagi dirumah supaya kesehatan tulang dan kelenturan tubuh mulai dibangun, walopun banyak yang ngga :p). Yaaaa yg si skip itu pose yoga 2.0, yang butuh kelenturan tubuh :))

Setelah itu terus ngukur kepadatan tulang di tempat yang tersedia. Penasaran juga, gimana sih kepadatan tulang iijk? Bagus, jelek, atau normal? Sempet sedikit gimanaaa gitu waktu si masnya liat hasilnya, kaya kaget apa gimana gitu. Ternyata (alhamdulillah) kepadatan tulang iijk masih baik (gitu sih kata mas nya). Yeay!

IMG_5825

Tapi tunggu dulu, ternyata kepadatan tulang baik bukan berarti boleh sombong nih! Soalnya umur uda 30, uda ngga muda lagi, uda mulai di jaga kesehatan tubuh dan tulangnya.

Selesai sesi yoga ada sesi presentasi dari Protecal oleh mba Fransisca, mengenai tulang dan kepadatannya yang perlu dijaga sari sekarang. Di jelasin kalo puncak masa tulang ada di umur 30. Pantesan masa tulang iijk bagus, puncaknya sih yaaa. Dan baru tahu kalo perempuan punya resiko osteoporosis lebih tinggi karena penurunan hormon estrogen (tambah ilmu lagi nih).

Kesehatan tubuh iijk uda di jaga dengan rutin olahraga. Nah, kesehatan tulang juga mesti di jaga dengan kalsium. Jadi, penting nih investasi untuk tulang sehat mulai dari sekarang dengan Protecal. Karena Protecal mengandung kalsium dan vitamin D yang cukup untuk kebutuhan tulang dan tubuh. Dan ternyata Protecal juga mengandung vitamin B6 15mg dan vitamin C 1000mg untuk nutrisi tulang, regenerasi tulang dan menjaga dayan tahan tubuh.

Pas banget nih kandungannya untuk menjaga daya tahan tubuh buat iijk yang doyan olahraga. Supaya tubuh tetap fit dan kegiatan sehari-hari ngga terbengkalai (yaaa harap maklum ibu-ibu yang punya anak toddler).

Oh iya, karena kemarin iijk punya score kepadatan tulang paling bagus, makanya dapet deh hadiah dari Protecal yoga mat dan paket Protecal. Yeay! Jadi rajin yoga di rumah deh 😀

Sampai di rumah langsung konsumsi Protecal solid, soalnya abis olahraga, jadi waktunya diasup sama kalsium dan vitamin C & D. Oh iya, satu lagi nih yang OK dari Protecal, dia punya kemasan satu strip. Jadi tinggal bawa 2 strip Protecal di dompet buat di minum dan di kasih ke temen yang ngga mau repot bawa-bawa 1 tube gitu.

FullSizeRender

PS:

Some photo credit: zataligouw

 

2016! Another year, Another Goals!

Baru liat-liat postingan yang lama, ternyata uda lama ga coret-coret. Uda beda tahun, otomatis beda lagi keinginan dan kebutuhan (ya elah, emak-emak mah biasanya banyak pinginnya daripada butuhnya) :))..

Kalo dimulai dari mana, bingung ya.. Ok, coba dijabarin aja kali yessss:

  1. Target 2015 lebih banyak yg ngga tercapai, tp alhamdulillah 2 HM LUNAS!! Dibayar di BMBM dan Jakmar. Dengan hasil yg alhamdulillah membaik dari tahun lalu, dan target terpenuhi (under 3hours).
  2. ‘Me time’ terpenuhi di Bali! Walopun ngga nyentuh pantai, tapi nyentuh kuliner yg enak-enak. Yang paling enak sih warung cahayanya :p.. Gara-gara itu juga jadi demen masak sambel matah.
  3. Honeymoon kedua bareng mas ganteng.
  4. Rejeki tak terduga yang didapat dari quiz (iPhone 6 adalah jackpotnya).
  5. Ikutan zumba dan cardio di Butir Club deket rumah mama (tapi kemudian murtad ke yoga).
  6. Brand new Nike basketball shoes! And waaaay much cooler than my Chris Paul III.
  7. Dapet kesempatan jadi member Halo Privilege nya Kartu Halo selama 6 bulan.

Hmmm… Ngga perlu dijabarin semua, tapi kurang lebih begitulah yang terjadi di 2015. Next, harusnya sih resolusi buat 2016 yaaaa? Cuma, kayanya tahun ini ngga ada yang spesial, hanya tahun ini rasanya udah waktunya Jasmine punya adek. Cieeee… Uhuk uhuk.. Serrrrrrr! Mohon doanya yaaaa 🙂

Next, 2016.. Tambah tahun tambah umur (atau berkurang umur?). Yang pasti mau jadi lebih baik. Bangun lebih pagi (walopun cuma 5 menit lebih pagi, yg penting tetep lebih pagi), masih semangat ngajak suami hidup sehat, supaya badan ngga kurus-kurus amat gituuuu! Bonusnya, kolesterol sm asam uratnya suami turun 🙂

Amiiin! Doain aja yaaa….

Dreams (do) come true!

2011 punya rencana buat Honeymoon ke Lombok, tapi karena saat itu kemampuan kita hanya sampe Bali, jadi di urungkan dulu niat buat ke Lombok. Dari 2011 itu juga uda beberapa kali rencana liburan kesana tapi belum kesampaian. Sampai akhirnya Mei 2015 kemarin kita me-nekad-kan diri untuk ke Lombok demi bulan madu yang kudu tercapai. Kenapa nekad? Karena, bertepatan dengan Jasmine diajak mama papa ke Malang. Jadi, disinilah waktunya kita bisa pergi berdua dengan tenang. Tapi suami juga belum pasti cuti nya di approved. Tapi ya sudahlah, kalo ngga gitu rasanya kapan lagi bisa ke Lombok.

Jadi lah iseng-iseng bermodalkan credit card bokap (yesss… sampe detik ini bokap adalah tempat hutang berjalan, karena limit CC gw yang sangat kecil), gw search (dan saat itu langsung nekad pesan di tanggal anak gw ke Malang) jadwal Garuda Indonesia. Alhamdulillah untuk ke Lombok dapet harga OK banget! Karena emang salah satu ‘mimpi’ gw adalah naik pesawat Garuda Indonesia (iya gw norak, seumur hidup beberapa kali naik pesawat ngga ada satupun pesawat Garuda Indonesia).

Berangkatlah kita ke Lombok!

Dengan pesawat paling pagi, sampe Lombok sekitar jam 9 (atau jam 8). Karena ayah penasaran buat naik bus, jadilah kita ke penyebrangan naik bus Damri. It took quite a loooong time buat sampe penyebrangan, karena ngga langsung sampe juga. Dari ujung pangkalan bus ternyata mesti sea mobil lagi. Ok ngga papa, namanya juga liburan berdua ya.. Kalo ngga gitu ngga tau.. Sampe penyebrangan kita naik speedboat (1 boat buat berdua 400 ribu, kurang lebih 30 menit sampe di Gili). 30 menit yang sangaaaat lama menurut gw (orangnya takut air dalam soalnya). Sampe di Gili kita check in terus cari makan, karena hotel tempat kita lumayan jauh di dalem Gili (which was good for honeymooners like us :D) si ayah mau iseng jalan kaki. Jauh yaaaa!

Skip… Skip… Skip… Intinya slama di Gili, kita berdua bener-bener ngabisin waktu berdua, naik sepeda, berenang, main di pantai (+ minum young coconut), dan ngga lupa kulineran (dapet rekomendasi dari temen untuk ke Scallywags, dan ngga nyesel makan disana.. ENAK!!!). Ngga terasa waktunya pulang (oh I wish we were stayed longer).

Karena kita uda tau gimana lamanya naik bus, jadi pulang kita memutuskan untuk nyewa mobil. Perjalanan kurang lebih 2-3 jam, tp ngga berasa selama itu, mungkin karena kita bahagia di jalan yaaa? Mampir dulu ke daera Taliwang, dimana ayam taliwang ditemukan dan menjadi terkenal. Ok, gw baru ngarasain ada ayam enak banget gini! :)) Selesai makan lanjutin deh perjalanan ke badnara dan sampailah kita di bandara, siap check in dan back to reality 😉

Ini ada sedikit oleh-oleh dari Gili, semoga kalian ikut bahagia melihatnya 😀

 

IMG_0482